Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS Stagnan, Pasar Tunggu Data Klaim Pengangguran
Thursday, 7 August 2025 10:03 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, bergerak stabil setelah mencatat penurunan lebih dari 0,5% pada sesi sebelumnya. DXY diperdagangkan di sekitar 98,20 selama sesi Asia pada hari Kamis (07/8). Klaim Pengangguran Awal mingguan AS kemungkinan akan dipantau di sesi Amerika Utara nanti.

Para pedagang menantikan perkembangan lebih lanjut seputar Ketua Federal Reserve (Fed) AS berikutnya. Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada hari Selasa bahwa ia akan menunjuk Ketua Fed dan pengganti Kugler pada akhir minggu. Trump sedang mempertimbangkan penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett, mantan Gubernur Fed Kevin Warsh, dan dua kandidat lainnya untuk jabatan tertinggi di Fed. Ia mengonfirmasi bahwa Menteri Keuangan Scott Bessent bukanlah pilihannya untuk Ketua Fed.

Dolar AS menghadapi tantangan karena laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang lebih lemah dari perkiraan untuk bulan Juli menunjukkan pasar tenaga kerja yang mendingin dan meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve AS (Fed) akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan September. Pasar telah memperkirakan kemungkinan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) hampir 95% pada pertemuan bulan September, naik dari 48% seminggu yang lalu, menurut perangkat CME FedWatch.

Presiden Federal Reserve Bank of San Francisco, Mary Daly, mengatakan pada hari Rabu bahwa The Fed masih memiliki beberapa hal yang perlu diperbaiki dalam upayanya mengatasi tekanan inflasi meskipun secara keseluruhan terdapat kemajuan. Daly menyoroti bahwa The Fed mungkin terpaksa bertindak segera tanpa memiliki gambaran yang lengkap.

Selain itu, Presiden The Fed Boston, Susan Collins, dan anggota Dewan Gubernur The Fed, Lisa Cook, memperingatkan bahwa ketidakpastian yang terus-menerus tetap menjadi hambatan utama bagi transmisi kebijakan yang efektif dan menantang kemampuan bank sentral untuk mengelola suku bunga secara efisien.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS